22 Oct 2026 LPMPP Unkhair Post Dibaca 15 kali

Tiga Program Studi FKIP Unkhair Raih Akreditasi Unggul Lima Tahun dari Lamdik

Tiga Program Studi FKIP Unkhair Raih Akreditasi Unggul Lima Tahun dari Lamdik

TERNATE – Tiga Program Studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dengan masa berlaku lima tahun dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik). Capaian ini menjadi bukti komitmen FKIP Unkhair dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Ketiga program studi tersebut adalah Program Studi Pendidikan Geografi berdasarkan Surat Keputusan (SK) Lamdik Nomor 2273/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2026, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berdasarkan SK Lamdik Nomor 2230/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2026, serta Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) berdasarkan SK Lamdik Nomor 2263/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2026.

Keberhasilan meraih predikat Unggul pada ketiga program studi tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh sivitas akademika FKIP Unkhair dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi dosen, pengembangan kurikulum, hingga pemenuhan standar pendidikan tinggi.

Dekan FKIP Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdu Mas’ud, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa capaian akreditasi Unggul ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh unsur fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dukungan pimpinan universitas.

“Pencapaian akreditasi Unggul oleh tiga program studi ini menjadi kebanggaan bagi FKIP Unkhair. Predikat ini bukan sekadar pengakuan atas pemenuhan standar mutu, tetapi juga menjadi bukti komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Abdu Mas’ud menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk penguatan tata kelola program studi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan proses pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, serta penguatan budaya evaluasi dan perbaikan mutu secara berkesinambungan.

Menurutnya, proses akreditasi juga menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangan dan inovasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia pendidikan.

“Akreditasi Unggul ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Kami tidak ingin berhenti pada pencapaian predikat, tetapi harus mampu menerjemahkannya dalam peningkatan kualitas pembelajaran, produktivitas dosen, prestasi mahasiswa, serta kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan di Maluku Utara dan Indonesia,” tambahnya.

Ia juga berharap capaian tersebut dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap FKIP Unkhair sebagai salah satu pusat pengembangan tenaga pendidik dan tenaga profesional di bidang kependidikan. Selain itu, predikat Unggul diharapkan menjadi pendorong bagi program studi lain di lingkungan FKIP untuk terus meningkatkan kualitas dan mempersiapkan diri meraih hasil akreditasi terbaik.

“Harapan kami, capaian ini menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga konsistensi mutu, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan masa depan,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tiga program studi FKIP yang meraih akreditasi Unggul dari Lamdik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi institusi yang patut disyukuri sekaligus menjadi bagian penting dari upaya Unkhair meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi.

“Universitas Khairun memberikan apresiasi kepada pimpinan FKIP, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Akreditasi Unggul menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun penyelenggaraan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” kata Rektor.

Lebih jauh, Prof. Abdullah W. Jabid menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik merupakan salah satu prioritas strategis Universitas Khairun dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing internasional. Oleh karena itu, capaian akreditasi harus diikuti dengan penguatan kinerja akademik, inovasi pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan mutu setelah memperoleh predikat Unggul. Seluruh program studi diharapkan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi juga memastikan bahwa standar kualitas benar-benar diterapkan dalam kegiatan akademik dan memberikan manfaat bagi mahasiswa serta masyarakat.

“Predikat Unggul harus menjadi standar kerja dan budaya mutu yang terus dipelihara. Kita ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa semakin baik, lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, dan Unkhair semakin dipercaya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional,” ujarnya.

Rektor juga berharap keberhasilan tiga program studi FKIP tersebut dapat menjadi inspirasi bagi fakultas dan program studi lainnya di lingkungan Universitas Khairun untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat inovasi, serta membangun tata kelola yang transparan dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Dengan diraihnya akreditasi Unggul oleh Program Studi Pendidikan Geografi, PGSD, dan PBSI, FKIP Unkhair diharapkan semakin memperkuat perannya dalam mencetak calon pendidik dan tenaga profesional yang kompeten, berkarakter, adaptif, serta mampu menjawab tantangan transformasi pendidikan. Capaian ini sekaligus menjadi pijakan untuk memperluas kontribusi Universitas Khairun dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara dan kawasan Indonesia Timur.