Kepala Pusat Monev dan Audit Mutu LPMPP Unkhair Pantau Pelaksanaan AMI
TERNATE โ Kepala Pusat Monitoring dan Evaluasi (Monev) dan Audit Universitas Khairun, Dr. Waode Munaeni, S.Pi., M.Si., memantau secara langsung pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Khairun. Pelaksanaan audit kali ini memanfaatkan Sistem Informasi Audit Mutu Internal (SIAMI) sebagai bagian dari upaya Universitas Khairun memperkuat pelaksanaan penjaminan mutu berbasis digital.
Kegiatan audit menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Universitas Khairun. Melalui audit, program studi mendapatkan ruang untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan standar pendidikan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan.
Pemanfaatan aplikasi SIAMI memberikan kemudahan dalam pelaksanaan proses audit. Berbagai dokumen dan data yang menjadi bahan pemeriksaan dapat dikelola melalui sistem secara lebih terstruktur. Sistem ini juga membantu auditor dan auditee dalam mengikuti tahapan audit, menyampaikan bukti pendukung, mencatat hasil pemeriksaan, serta mendokumentasikan temuan dan tindak lanjut.
Dalam pemantauan tersebut, Dr. Waode Munaeni melihat secara langsung proses audit yang berlangsung pada Program Studi Kehutanan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan audit berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan mendukung terciptanya proses evaluasi mutu yang objektif, tertib, dan berkelanjutan.
โPelaksanaan audit bukan hanya untuk melihat kekurangan, tetapi menjadi bagian dari proses perbaikan mutu secara berkelanjutan. Melalui SIAMI, proses audit dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga hasilnya dapat menjadi dasar untuk melakukan tindak lanjut,โ ujar Dr. Waode Munaeni.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Pusat Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian, Dr. Muhammad Ade Salim, S.Pt., M.P., yang ikut mendukung pelaksanaan audit di tingkat fakultas. Kehadiran unsur penjaminan mutu fakultas menjadi bagian penting dalam memastikan hasil audit dapat ditindaklanjuti oleh program studi bersama fakultas.
Turut hadir Koordinator Program Studi Kehutanan, Ir. Laswi Irmayanti, S.Hut., M.Si., IPM. Dalam pelaksanaan audit, Program Studi Kehutanan berperan sebagai auditee yang menyiapkan berbagai dokumen dan informasi yang diperlukan sesuai dengan instrumen audit.
Proses audit dilakukan oleh Faradisa Bachmid, S.E., M.M. dan Fiki Febrian Dwi Prasetya, S.Pd., M.Psi., Kons. sebagai auditor. Tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap dokumen, data, dan pelaksanaan berbagai kegiatan program studi sesuai dengan standar dan instrumen yang digunakan dalam Audit Mutu Internal Universitas Khairun.
Audit tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen administrasi. Proses ini juga menjadi kesempatan untuk melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut kegiatan yang dilakukan oleh program studi. Dari proses tersebut, program studi dapat memperoleh gambaran mengenai bagian yang sudah berjalan dengan baik serta aspek yang masih membutuhkan perhatian.
Penggunaan SIAMI juga mendukung proses audit yang lebih terdokumentasi. Setiap tahapan dapat dicatat dalam sistem sehingga informasi mengenai pelaksanaan audit, hasil pemeriksaan, temuan, dan tindak lanjut dapat tersimpan secara sistematis. Hal ini diharapkan dapat membantu proses pemantauan mutu pada tingkat program studi, fakultas, hingga universitas.
Bagi Program Studi Kehutanan, pelaksanaan audit menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai proses akademik dan tata kelola yang telah berjalan. Evaluasi tersebut penting untuk memastikan program studi terus melakukan perbaikan sesuai kebutuhan mahasiswa, perkembangan pendidikan tinggi, serta tuntutan dunia kerja dan masyarakat.
Dr. Muhammad Ade Salim menyampaikan pentingnya sinergi antara program studi, fakultas, auditor, dan unit penjaminan mutu dalam pelaksanaan audit. Menurutnya, hasil audit perlu dipandang sebagai bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki pengelolaan program studi secara bertahap dan terukur.
โPenjaminan mutu membutuhkan kerja bersama. Hasil audit menjadi masukan bagi program studi untuk menyusun langkah perbaikan, sedangkan fakultas memberikan dukungan agar tindak lanjut dapat dilaksanakan secara optimal,โ katanya.
Koordinator Program Studi Kehutanan, Ir. Laswi Irmayanti, juga menyambut baik pelaksanaan audit tersebut. Bagi program studi, proses audit menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik dan pengelolaan program studi berdasarkan standar yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan audit berbasis SIAMI diharapkan tidak berhenti pada proses pemeriksaan dan pencatatan temuan. Tahapan penting berikutnya adalah memastikan setiap hasil audit mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Program studi dapat menggunakan hasil tersebut sebagai dasar untuk menyusun rencana perbaikan dan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaannya.ย
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen Universitas Khairun dalam membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Budaya mutu perlu tumbuh melalui kebiasaan melakukan evaluasi, menerima masukan, memperbaiki kekurangan, dan mempertahankan berbagai praktik baik yang telah berjalan.
Digitalisasi proses audit melalui SIAMI menjadi salah satu langkah untuk mendukung pengelolaan penjaminan mutu yang lebih efektif. Sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara auditor, program studi, fakultas, dan unit penjaminan mutu dalam menjalankan siklus peningkatan mutu secara berkelanjutan. Dengan pelaksanaan audit yang melibatkan berbagai unsur tersebut, Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Khairun diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan tata kelola akademik. Hasil audit menjadi bagian dari proses evaluasi yang dapat digunakan untuk menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya.
Pemantauan langsung oleh Kepala Pusat Monev Universitas Khairun juga memperlihatkan pentingnya pengawalan terhadap pelaksanaan audit di tingkat program studi. Melalui proses yang terarah, terdokumentasi, dan berkelanjutan, audit mutu internal diharapkan semakin mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Khairun.